TANGIS HARU SAAT PENGUMUMAN KELULUSAN DAN PELEPASAN SISWA KELAS IX MTSN 2 MELAWI TAHUN PELAJARAN 2024/2025
Melawi, 02 Juni 2025
Hari ini, Senin tanggal 02 Juni 2025, MTsN 2 Melawi melaksanakan
kegiatan pengumuman kelulusan bagi siswa kelas akhir tahun Pelajaran 2024/2025
di halaman madrasah.
“Berdasarkan hasil rapat dewan guru pada tanggal 20 Mei
2025, hari ini telah ditetapkan bahwa seluruh siswa MTsN 2 Melawi sebanyak 72
orang dinyatakan LULUS 100%.” Kata Wiwik Setiyorini selaku kepala madrasah saat
memberikan sambutan. “Ini merupakan gerbang baru bagi kalian semua untuk
melanjutkan di jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Amalkan nilai agama dalam
kehidupan sehari-hari di semua lingkungan, baik madrasah, rumah dan masyarakat.
Jadilah orang yang cerdas, kreatif, inovatif dan berakhlak mulia. Peran serta
orang tua / wali siswa dalam pendidikan anaknya sangat penting.” lanjut Wiwik. “Dalam kesempatan ini, kami kembalikan
siswa-siswi kelas IX yang telah dinyatakan lulus Kembali kepada orang
tua/walinya masing-masing. Saya mewakili seluruh Dewan Guru dan Staf MTsN 2
Melawi mohon maaf apabila dalam mendidik putra-putri Bapak/Ibu Orang Tua/Wali
Siswa terdapat kesalahan dan kekurangan.” kata Wiwik saat mengakhir
sambutannya.
Setelah pengumuman kelulusan, dilanjutkan dengan pengumuman prestasi siswa MTsN 2 Melawi Tahun Pelajaran 2024/2025, diantaranya:
1. Dyna Alif Via sebagai Siswa Berprestasi dengan Nilai Asesmen Tertinggi
2. Erin Artanti sebagai Siswa Berprestasi Akademik 1
3. Fiqri Hakim sebagai Siswa Berprestasi Akademik 2
4. Ahmad Yusuf Hawwari sebagai Siswa Berprestasi Non Akademik
5. Dinda Kurnia sebagai Siswa Berprestasi Tahfizh Jus 30
6. Fabian Rafa Acavalo sebagai Siswa Berprestasi Tahfizh Jus 30
“MTsN 2 Melawi memiliki nilai plus dan nilai lebih di
banding sekolah setingkat di Nanga Pinoh, Kami sebagai orang tua, skala
prioritas kami kepada pekerjaan lupa bahwa anak-anak kami butuh pendampingan di
rumah nah secara garis besar Kami menitipkan anak-anak kami selama 3 tahun ini kepada
bapak ibu semua di dalam memberikan pendampingan murni di sekolah maupun di
luar sekolah. Saya sebagai orang pernah ya Bapak Ibu dipanggil oleh kesiswaan
nah ini bentuk rasa cinta guru-guru MTS Negeri 2 kepada peserta didik kita,
jika ada kesalahan dalam tata tertib sekolah diberikan penanganan khusus, ada
pembinaan khusus yang mana ini diberikan kepada seluruh peserta didiknya. Harapan
orang tua, MTsN 2 Melawi tetap istiqomah, guru-guru tidak membiarkan anak-anak diluar
kendali di lingkungan luar sekolah. Mohon dimaafkan jika anak-anak kami banyak
melanggar peraturan dan tata tertib sekolah.” Ucap Nia Daniati, selaku Orang
Tua/Wali siswa saat menyampaikan Kesan dan pesan mewakili seluruh orang
tua/wali siswa.
“Saya merasa terharu dan Bahagia, siswa-siswi kelas 9 lulus
semua, di penuhi berbagai prestasi siswa yang luar biasa. Perpisahan tidak ada
larang di Kementerian Agama, hanya di manage agar tidak memberatkan orang
tua/wali siswa. Namun karena ini adalah kehendak orang tua, tidak ada paksaan
dan tekanan dari pihak madrasah seluruh biaya ditanggung oleh orang tua tidak
dibebankan kepada siswa, maka silahkan saja untuk dilaksanakan. Saya
mengapreasi Kepala Madrasah beserta Dewan guru atas Upaya mensukseskan siswanya
yang kelas 3 hari ini dilepas, bapak/ibu orang tua tidak menyesal untuk menyekolahkan
anaknya di MTsN 2 Melawi ini” Subakir menjelaskan adanya larang pelaksanaan
perpisahan dari pemerintah.
Ketua Komite MTsN 2 Melawi mendukung penuh kegiatan ini saat
memberikan sambutan menegaskan, “karena memang ini adalah salah satu bentuk
apresiasi dan rasa bangga kita, bahwa anak-anak yang telah kita titipkan ke
madrasah dapat menyelesaikan studinya dengan baik.”
Tangis haru pecah saat salah satu perwakilan siswa kelas 9 menyampaikan
pesan dan Kesan yang diwakili oleh Ahmad Yusuf Hawwari. “Pesan saya, untuk
teman-teman semua—tetaplah jadi versi terbaik dari diri kalian. Jangan pernah
berhenti bermimpi dan berjuang. Meski nanti kita terpisah oleh jarak dan waktu,
tetap jaga silaturahmi. Karena persahabatan sejati tidak akan pudar hanya karena
jarak. Dan jika suatu saat kita bertemu kembali, aku harap kita masih bisa
saling tersenyum seperti dulu, mengenang masa-masa indah yang tak akan pernah
tergantikan. Untuk guru-guru tercinta, terima kasih atas segala ilmu,
bimbingan, dan kesabaran yang tak pernah habis. Kami mungkin tak selalu bisa
menjadi murid yang sempurna, tapi percayalah, setiap kata dan pelajaran yang
Bapak/Ibu berikan akan kami bawa ke mana pun langkah kami pergi.”
MTSN 2 Melawi