PKKM MTsN 2 Melawi, Kepala Kankemenag Tekankan 4 Kompetensi Guru
Melawi, 12 November 2025
Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Melawi pada hari Rabu (12/11/2025) melaksanakan kegiatan rutin tahunan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM). Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja dan kepemimpinan Kepala Madrasah selama periode empat tahun terakhir (2021–2025).
Acara berlangsung di aula MTsN 2 Melawi dan dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Melawi, Bapak H. Anuar Akhmad, S.Ag., M.M., didampingi oleh Kepala Seksi Pendidikan Islam (Kasi Pendis), Bapak H. M. Qamarul Khair, S.Ag., M.Si., serta Pengawas Madrasah, Bapak Sudirman, S.Ag.
Paparan Prestasi dan Perkembangan Madrasah
Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Adib Ahmad Asyatir, siswa kelas IX MTsN 2 Melawi. Selanjutnya, Kepala Madrasah, Ibu Wiwik Setiyorini, S.Ag., M.A.P., menyampaikan sambutannya yang berisi laporan mengenai perkembangan madrasah dari tahun ke tahun.
Dalam paparannya, beliau menjelaskan berbagai program unggulan, kegiatan prioritas, serta prestasi yang telah diraih MTsN 2 Melawi di berbagai bidang — baik di tingkat Kabupaten, Provinsi, maupun Nasional sejak tahun 2021. Ibu Wiwik juga menyampaikan komitmen seluruh civitas madrasah untuk terus meningkatkan mutu layanan pendidikan dan memperkuat karakter peserta didik sesuai nilai-nilai Islam.
Pesan Kakan Kemenag: Fokus pada 4 Kompetensi Inti Guru
Acara PKKM secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Melawi, Bapak H. Anuar Akhmad, S.Ag., M.M. Dalam arahannya, beliau menegaskan pentingnya peningkatan profesionalisme guru dan tenaga kependidikan.
Beliau menyampaikan empat kompetensi utama yang wajib dimiliki oleh setiap guru, yaitu:
- Kompetensi Pedagogik – kemampuan memahami peserta didik dan mengelola pembelajaran.
- Kompetensi Profesional – penguasaan materi dan metode mengajar.
- Kompetensi Sosial – kemampuan berkomunikasi dan berinteraksi dengan baik.
- Kompetensi Kepribadian – keteladanan dan integritas moral sebagai pendidik.
“Guru harus terus mengembangkan diri agar mampu beradaptasi dengan tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai spiritualitas dan keikhlasan dalam mendidik,” tegas Bapak Kakan Kemenag.
Wujudkan Siswa Berakhlak Mulia dan Kurikulum Cinta
Sementara itu, Kasi Pendidikan Agama Islam, Bapak H. M. Qamarul Khair, S.Ag., M.Si., menekankan bahwa madrasah harus menjadi lembaga yang tidak hanya mencetak siswa cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia dan berkarakter Islami.
Beliau mengajak seluruh guru di MTsN 2 Melawi untuk menerapkan konsep “Kurikulum Cinta”, yaitu pendekatan pendidikan yang menumbuhkan rasa kasih sayang, empati, dan kepedulian terhadap sesama.
“Madrasah harus mampu menumbuhkan kesadaran beribadah bagi siswa, serta menjadikan cinta dan kasih sayang sebagai dasar dalam mendidik,” ujarnya.
Momentum Evaluasi dan Peningkatan Mutu
Kegiatan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) ini menjadi momentum penting bagi MTsN 2 Melawi untuk terus melakukan evaluasi diri dan berbenah dalam meningkatkan kualitas manajemen pendidikan. Dengan semangat kebersamaan, seluruh keluarga besar MTsN 2 Melawi berkomitmen untuk mewujudkan madrasah yang unggul, berprestasi, dan berakhlakul karimah, sesuai moto madrasah: “Madrasah Mandiri, Berprestasi, dan Bermartabat.”
(Humas MTsN 2 Melawi / 2025)
MTSN 2 Melawi